Seberapa Cepat Manusia Bisa Berlari?

Posted by KOBI on 21 July 2022
Dilihat 17 kali

Pada tahun 2018 kemarin, pada kejuaraan dunia atletik U-20,  seorang pelari muda Indonesia bikin kita bangga. Akhirnya, ada orang Indonesia yang juara lari di tingkat dunia dan itu sungguh luar biasa. Ngomong-ngomong, sebenernya, seberapa cepat kita manusia bisa berlari?


Kalau dilihat dari rekornya, pelari tercepat di dunia berhasil melesat 100 meter dalam kurang dari 10 detik. Coba kita ibaratin, artinya jika dalam kecepatan yang stabil, si pelari bisa menempuh Bandung-Jakarta dalam waktu 3,4 jam aja. Walau tentu aja engga ada pelari yang tahan sprint sejauh itu, mungkin kita bertanya-tanya bisakah manusia berlari lebih cepat?


Meski terdengar hampir mustahil, ngebalap pahlawan super yang satu ini, flash, dan jawabannya: bisa! Nyatanya, perlombaan lari udah ada sejak zaman Yunani kuno — dan data rekor dunia dari 100 tahun lalu pun nunjukin kalau ternyata kecepatan lari manusia bertambah dari waktu ke waktu — meskipun bedanya, hmm, cuma satu detik aja. Dan nyatanya, secara teori, seorang ahli memperkiraan maksimal kecepatan lari manusia bisa mencapai… 9,3 detik. Lantas, apa yang membuat kita bisa berlari cepat?


Jawabannya: serat otot! Jadi, tubuh kita punya dua jenis serat otot, ada serat otot merah — yang berfungsi ngubah gula jadi tenaga buat kekuatan dan ketahanan stamina — dan serat otot putih yang tenaganya meledak-ledak tapi engga tahan dipakai ngebut lama-lama.


Tapi, bukan cuma otot kaki, otot tubuh bagian atas harus diperkuat biar badan jadi seimbang. Itulah kenapa kita postur tubuh pelari cepat dan jarak jauh itu — sangat berbeda. Nah, untuk menambah kecepatan, kita bisa latihan ketat, mengurangi waktu pijakan kaki, memperpanjang langkah, dan jangan lupa jaga asupan nutrisi, biar serat otot putih semakin kuat dan bisa berlari dengan kecepatan lebih tinggi.


Oke, sekarang kita tahu gimana caranya supaya lari lebih melesat. Tapi, kalau cara-cara tadi masih belum bikin kita cepat berlari, mungkin cara ninja yang satu ini bisa kita tiru.


Dan seperti biasa, stay curious ya! terima kasih.