Posted by KOBI on 21 July 2022
Dilihat 34 kali
Setiap kali kita jalan terus ngeliat gedung-gedung di Indonesia, pasti ada bendera-bendera yang berkibar disana. Terus juga, tiap hari senen pasti kita ngga pernah ketinggalan buat upacara, meskipun mata kita tetep ngantuk tapi selalu bersemangat buat nyaksiin pengibaran bendera merah putih. Masa sih kita ngga pernah bertanya, kenapa bendera indonesia itu merah putih? Kenapa ngga merah ijo?
Bendera kita yang satu ini lebih dikenal dengan Sang Saka Merah Putih. Mengapa namanya demikian? Sejatinya, warna merah dan putih telah lama digunakan oleh bangsa Indonesia kuno, karena warna tersebut melambangkan warna keberanian dan kesucian, dan identik dengan meraih perjuangan.
Oleh karena itu, kita, sebagai bangsa Indonesia tentulah merasa bangga dengan warna merah-putih itu karena sarat makna dibaliknya, yang melambangkan keberanian dan kesucian masyarakat Indonesia dari dulu kala. Warna bendera merah dan putih ini, banyak digunakan oleh beberapa negara, misalnya Singapura, Polandia, dan yang paling sama persis adalah Monako, walaupun berbeda dimensinya. Tapi, sejak kapan sih mulanya bendera merah putih ini digunakan sampai sekarang?
Perjalanan bendera kita bisa berwarna merah dan putih itu sungguhlah panjaaaaaaaaaaaaaaaang banget. Mulanya, warna merah putih ini bisa dikatakan datang dari jaman kerajaan Majapahit. Yups, kerajaan yang dulu sangat jaya pada masanya.
Bendera ini menggunakan warna panji merah dan putih yang digunakan untuk memperluas wilayah kekuasaannya ke Singasari. Warna panji yang mereka gunakan kala itu memiliki warna yang sangat mirip, dengan bendera indonesia. Meskipun keliatannya juga sedikit mirip dengan bendera Amerika ya...
Tapi apapun itu, warna merah putih ini ternyata sudah digunakan setua-tuanya sejak abad ke-13, dan kemudian kerap digunakan oleh beberapa kerajaan lain semenjak itu, kaya misalnya kerajaan Batak, kerajaan Badung Bali, kerajaan Bugis dan juga kerajaan Kediri. Nah, ngga cuma itu aja, warna bendera ini juga katanya juga berasal dari mitologi Austronesia, kalo warna merah melambangkan tanah, dan putih sebagai langitnya.
Kemudian baru pada abad ke-19, pangeran siapa lagi kalau bukan, pangeran Diponegoro, yang jaman dulu mukanya sering banget muncul di duit seribuan yang biasa digunain anak SD buat jajan. Menggunakan panji-panji merah putih untuk melawan londo atau penjajah pada perang Jawa, sebelum bendera merah putih luas digunakan. Jadi ya, pangeran Diponegoro merupakan salah satu hipster dalam urusan ini.
Lalu pada abad ke-20, tepatnya sekitar tahun 1922, bendera merah putih ramai digunakan oleh para nasionalis dan kaum pemuda sebagai bentuk perlawanan terhadap Belanda. Bahkan, ada satu teori yang bilang bahwa bendera merah putih kita ini asal-usulnya datang dari bendera Belanda, yang dirobek bawahnya.
Warna biru dalam bendera Belanda, dianggap sebagai simbol dari “orang-orang berdarah biru” yang artinya para aristokrat Belanda. Sebagai bentuk perlawanan, para pejuang kita merobek bagian biru sebagai simbol Indonesia merdeka dari jajahan Belanda. Seperti yang terjadi pada Insiden Hotel Yamato pada 18 November 1945, yang kemudian menjadi cikal bakal pertempuran besar Surabaya.
Tapi seriusnya, kita semua pasti udah diajarin dan tahu arti merah putih itu berani dan suci. Tapi ternyata, warna merah putih ini disebut juga berasal dari warna merah gula Jawa, yang dari namanya sih merah tapi sebenernya warna aslinya kecoklatan, dan putih nasi.
Yang dimana kedua bahan ini adalah bahan utama masakan di Indonesia, terutama di pulau Jawa. Kemudian mungkin inilah, kenapa alasan orang Indonesia, sangat sekali doyan makan, karena asal warna benderanya aja, ngga jauh-jauh dari tema makanan.
Setelah membaca ini, kita semakin tahu lagi tentang bagaimana asal-usul bendera merah putih yang selalu jadi pujaan kita. Ayo kita sama-sama menjaganya, agar semakin cinta sama negara kita yang indah ini, apalagi dengan sejarahnya dan makananya yang mengagumkan!