Posted by KOBI on 21 July 2022
Dilihat 32 kali
Beberapa waktu lalu, Presiden di Negeri Adidaya bikin pernyataan yang mengejutkan! Katanya, perubahan iklim itu cuma omong kosong, enggak pernah terjadi, dan cuma akal-akalan pihak tertentu aja. Tapi, benarkah begitu? Benarkah perubahan iklim tidak sedang terjadi? Dan benarkah itu cuma akal-akalan para elit aja?
Suka atau engga, perubahan iklim itu… benar-benar terjadi. Kalau menurut para ahli yang udah ngumpulin data rata-rata suhu dunia selama bertahun-tahun, mereka nyimpulin kalau hasilnya adalah: ya, bumi makin memanas.
Nyatanya, banyak ulah manusia yang bikin iklim dunia lebih labil dari anak remaja, misalnya kayak pembakaran hutan, penggunaan listrik yang berlebihan, serta asap pabrik dan kendaraan, dan itu semua yang bikin bumi jadi panas — dan di musim lain — juga jadi lebih dingin. Tapi, kenapa masih ada orang yang mikir kalau perubahan iklim itu cuma akal-akalan?
Hmm, banyak yang bilang kalau isu teori konspirasi yang nolak soal perubahan iklim itu justru ditiup sama pebisnis yang engga ingin masyarakat jadi menghemat energi dan mengurangi gaya hidup konsumtif. Tapi, balik lagi, karena engga ada data yang mendukung, sebaiknya kita engga percaya begitu aja. Yang jelas, kalau menurut penelitian terhadap para ilmuwan, hampir semua percaya kalau perubahan iklim memang nyata adanya.
Sebenernya, kalau kita lihat dari dampak dari pemanasan global, kita tahu kalau dunia benar-benar memanas. Selain kebakaran hutan yang makin sering dan makin luas, es di kutub utara dan selatan juga terus mencair dan bikin air laut kian meninggi. Tentu aja, itu jadi ancaman besar buat keberadaan manusia, karena bisa jadi suatu saat nanti, semua es mencair dan tidak ada lagi tempat bagi kita, untuk berdiri.
Jadi, mulai sekarang kita bisa buang jauh-jauh teori konspirasi soal perubahan iklim. Karena, dengan ngakuin kalau dunia emang engga lagi baik-baik aja, itu bisa jadi cara untuk kita makin peduli dan nyelametin — bukan cuma bumi — tapi diri kita sendiri.
Dan seperti biasa, stay curious ya, terima kasih!